Rabu, 12 Mei 2010

Kejar Posisi di Google, Situs Internet Harus Adu Cepat



Google menambah kriteria dalam menampilkan urutan situs-situs yang muncul di mesin pencari mereka. Syarat baru itu adalah seberapa cepat situs ini bisa diakses. Jika loading-nya lama, siap-siap saja ditaruh di urutan buncit.

Alhasil, demi mendapat posisi yang strategis dalam hasil pencarian Google, situs-situs yang bertebaran di internet harus menempatkan waktu loading di halaman mereka sebagai prioritas.

Amit Singhal dan Matt Cutts yang mewakili pihak Google mengungkapkan bahwa waktu respon dari situs yang ingin diakses sangatlah penting bagi pengguna dan pemilik situs itu sendiri.

"Semakin cepat sebuah situs maka pengguna akan semakin lama menghabiskan waktu di situs tersebut. Sebaliknya, apabila respon suatu situs lambat maka hanya akan sebentar dikunjungi pengguna," tulis mereka dalam blog Google.

"Namun situs yang cepat tidak hanya dapat meningkatkan user experience. Tetapi juga berdampak pada pengurangan biaya operasional situs tersebut. Oleh karenanya kami menggunakan dasar kecepatan untuk menentukan urutan," tambahnya.

Beberapa tools webmasters seperti Firefox/Firebug add-on Page Speed, Yahoo tool YSlow, dan Google function pada Webmasters Tools Section dapat digunakan untuk mengevaluasi kecepatan situs.

Pun demikian, kecepatan sebuah situs tak lantas dijadikan sebagai kriteria utama dalam hasil pencarian Google. Sebab, raksasa internet itu masih menganggap relevansi pencarian sebagai faktor kunci.

Adapun penambahan kriteria ini dilakukan beberapa minggu lalu setelah pengecekan yang ketat. Jadi, kalau Anda belum melihat perubahan pada urutan hasil pencarian maka perubahan aturan ini belum berdampak pada situs Anda.


YouTube Direct 2.0, Era Kebangkitan Jurnalisme Publik



YouTube memiliki sebuah fitur baru bernama YouTube Direct. Semangat jurnalisme publik diharapkan bisa bangkit, dengan kemudahan fitur ini.

Jurnalisme publik atau lebih akrab disebut citizen journalism mengandung pengertian bentuk reportase dari warga kota/negara yang memainkan peran aktif dalam proses pengumpulan, pelaporan, analisa, serta diseminasi berita dan informasi. Dalam hal, ini tentu konten yang diusung adalah video.

Nah, berkaitan dengan konsep citizen journalism tersebut, YouTube Direct memungkinkan pengguna untuk mengupload video secara langsung ke sebuah situs.

Misalnya, saat seorang warga mengabadikan peristiwa kebakaran dan menguploadnya langsung di YouTube. Ia bisa langsung menampilkan hasil beritanya secara langsung dan mudah di sebuah situs berita --dengan catatan, situs berita tersebut juga menerima konten dari YouTube Direct.

Di luar Indonesia, konsep jurnalisme --YouTube-- seperti ini sudah diaplikasikan beberapa media seperti Al Jazeera, dengan interactive Al Jazeera-nya, atau Chicago Tribune dengan portal citizen journalism mereka bernama 'Your Video'.

Bagaimana dampaknya?

Bagi beberapa situs berita, hal ini tentu lebih memudahkan proses karya jurnalistik mereka. Karena setiap warga bisa menjadi seorang video-jurnalis. Lagipula dengan laporan langsung dari warga, sebuah nilai berita tentu bisa lebih objektif, tanpa ditunggangi beberapa kepentingan pemilik media.

Bagi perusahaan, mereka bisa memanfaatkan fitur ini untuk memanfaatkan video promosi gratis mengenai suatu brand. Selain itu, konsep ini juga bisa digunakan untuk melakukan kampanye sosial.

Dengan YouTube Direct, kesempatan menghubungkan konten video YouTube dan organisasi tertentu menjadi tanpa batas, serta lebih mudah. Ini merupakan simbiosis mutualisme bagi kedua pihak. Bagi publik, otomatis berita/konten mereka tentu lebih dilihat banyak orang. Bagi media, tentu mereka lebih menghemat kapasitas server, karena data tersimpan pada server milik YouTube.

Sebenarnya YouTube Direct ini sudah ada semenjak tahun lalu. YouTube telah bekerjasama dengan 400 media partner di seluruh dunia, yang memanfaatkan YouTube di situs mereka. Beberapa diantaranya adalah: ABC News, Tribune Company, Gannett, Al Jazeera, ITN News, Huffington Post, NPR, Politico, San Francisco Chronicle, atau Washington Post. Kini YouTube telah memperbarui konten ini.

YouTube Direct 2.0 hadir dengan segelintir upgrade yang cukup penting. Alhasil sebuah situs kini dapat dengan mudah mengkustomisasi platform mereka, sesuai kebutuhan.

Apakah fitur-fitur utama YouTube Direct 2.0?

Berdasar informasi dari YouTube yang dilansir detikINET, Selasa (27/4/2010) berikut ini adalah beberapa poin fitur terbaru:
  • Dibangun berdasar API YouTube. Alhasil solusi open source 100% ini menjanjikan proses integrasi yang lebih mudah.
  • Tampilan yang dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan.
  • Selain video, pengguna juga bisa mengupload foto.
  • Ada panel moderasi, yang memudahkan seorang editor citizen journalism menolak video yang kurang sesuai kriteria mereka.
  • Semua video yang disetujui editor, bakal disertai link asli situs tersebut saat ditayangkan di YouTube.
  • Tersedia mobile application code bagi iPhone dan Android.
  • Kemampuan untuk melihat dan mengedit caption sebuah video, yang telah disubmit.

Bagi media yang telah menggunakannya, YouTube menyarankan agar mereka mengupgrade ke versi YouTube Direct 2.0. Bagi pengembang yang berminat, bisa berkenalan dan mendaftar API YouTube, dengan bergabung ke Google Group berikut.

Di era web 2.0, kehadiran handset multifungsi seperti BlackBerry, iPhone, Android, atau smartphone lain kini dapat membuat warga biasa menjadi seorang jurnalis.

Di Indonesia, perkembangan jaman dengan iklim politik yang tak sehat acap kali menimbulkan kebingungan ranah publik. Apalagi saat ini banyak tunggangan 'kepentingan' yang hadir di balik sebuah berita. Yang ada kita menjadi mundur, dengan 'jarum hipodermik' bersifat satu arah yang disuntikan media. Padahal kita jelas hidup di era komunikasi dua arah.

Jurnalisme publik seharusnya menjadi solusi di era keterbukaan informasi saat ini. Media diharapkan melihat berita secara cover both side, tanpa kepentingan rating semata, dengan membuka informasi seluas-luasnya kepada publik untuk berpartisipasi. Selamat datang di era Jurnalisme 2.0


'Hantu' Pemimpin Taliban Meneror AS di Internet



Pemimpin pasukan Taliban, Hakimullah Mehsud, yang dilaporkan tewas dalam serangan udara oleh Central Intelligence Agency (CIA) pada bulan Januari lalu secara misterius muncul dalam video yang tersebar di internet. Dalam video itu, ia mengancam akan balas dendam dengan serangan bunuh diri di Amerika Serikat.

Peringatan dalam video itu diposting tak lama setelah Tehrik-e-Taliban Pakistan mengklaim bahwa pihak mereka lah yang bertanggung jawab atas ancaman bom di Times Square, New York beberapa hari lalu.

Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP) adalah sebuah gerakan Taliban yang fokus memerangi pemerintah Islamabad. TTP diduga berkomplot dengan kelompok Al-Qaeda yang melakukan serangan pada 11 September 2001 di Amerika Serikat.

"Sebentar lagi fedayeen kami akan menyerang kota-kota besar di Amerika," ujar Mehsud dalam video. Fedayeen adalah orang yang siap mengorbankan diri sendiri. Biasanya mereka melakukan aksinya dengan bom bunuh diri.

"Fedayeen kami telah masuk ke Amerika. Kami akan menyerang para fanatik Amerika," tambahnya seperti dikutip detikINET dari Independent, Selasa (4/5/2010).

Sementara itu pihak kepolisian New York yang diwakili Raymond Kelly membantah bahwa Taliban yang bertanggung jawab atas ancaman bom di Times Square karena tak ada bukti.

TTP sendiri merupakan kelompok pemberontak di Pakistan. Kelompok ini selalu melakukan serangan militer dan bom bunuh diri. Amerika yang merupakan sekutu Pakistan dalam 'menstabilkan' Afghanistan tak luput dari serangannya.

Sekelompok pengamat terkejut dengan bom bunuh diri yang terjadi di Kost, Afghanistan pada 30 Desember tahun lalu. Serangan itu mengakibatkan tujuh agen CIA terbunuh. Sesaat setelah itu, Mehsud tampil di video bersama seorang agen Yordania yang memimpin serangan tersebut.


Predator Online Beraksi di Facebook




Seorang pria asal Ottawa, Kanada, terancam dibui karena memaksa gadis-gadis dibawah umur yang dikenalnya agar bugil di internet.

Ryan Earl McCann, demikian nama pria tersebut, menggunakan ancaman dan pemerasan agar gadis-gadis itu menggodanya melalui webcam dan memposting foto-foto porno mereka.

Dilansir detikINET dari Ottawa Citizen, Selasa (4/5/2010), akibat tindakan tak senonoh yang ternyata dilakukannya sejak 14 Juni 2009 tersebut, McCann terancam pasal berlapis dengan 26 ancaman hukuman menantinya.

Hasil penyelidikan tim kepolisian Ottawa menemukan setidaknya ada 22 orang yang menjadi korban McCann, mereka berasal dari Ottawa dan Durham. Lebih mengejutkan lagi, sebagian besar korban masih berusia di bawah 18 tahun. Artinya, tindakan McCann juga dapat dikategorikan sebagai aksi kejahatan pedofilia melalui internet.

Adapun modus kejahatan yang dilakukan McCann yaitu, mengajak berkenalan melalui situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan lainnya. Pertemanan dengan korban kemudian akan berlanjut dengan mengobrol melalui layanan chatting. Maka jika korban sudah terperangkap dalam jebakannya, McCann akan memaksa korban untuk melakukan aksi sensual saat mengobrol dengannya, serta membuat video dan foto-foto porno.

Saat ini, kasus McCann tengah diproses di pengadilan setempat. Hakim yang menangani McCann menyebutkan hukuman untuk pria cabul tersebut akan segera diputuskan pekan depan.


10 Aplikasi di Google TV


Teknologi anyar keluaran Google sesaat lagi bisa dinikmati para penikmat teknologi. Penggunaan sistem operasi Android pada televisi memungkinkan pemirsa menonton program televisi sambil berselancar di dunia maya.

Televisi yang semula hanya menyiarkan program televisi meningkat menjadi perangkat mobile yang bisa dengan mudah mengintegrasi kehidupan sehari-hari pada akses multimedia. Berikut beberapa aplikasi Android yang dipercaya akan bisa diakses pada Google TV seperti dikutip detikINET dari appolicious.com, Senin (3/4/2010):

1. USA Today
Aplikasi berita ini adalah salah satu sumber berita untuk mendapatkan berbagai kabar dan berita seputar Amerika Serikat dan internasional.

2. WeatherBug
Jika menginginkan informasi cuaca dan kondisi lalu lintas, para pemirsa dapat menggunakan aplikasi ini.

3. E! News
Gosip selebriti adalah sesuatu yang selalu menyenangkan untuk diketahui. Tak mau ketinggalan gosip? aplikasi ini akan meng-update berita, foto, dan video mengenai artis papan atas.

4. Facebook
Siapa yang tak tahu situs jejaring sosial ini. Para pemirsa tetap bisa menikmati siaran televisi sambil meng-update status Facebook dan menyapa teman melalui situs pertemanan ini.

5. Hulu for Android
Ingin menngunduh musik? Situs berbagi musik ini bisa pemirsa nikmati melalui layar televisi.

6. Meridian Media Player
Aplikasi media player ini mungkin tidak terlalu dibutuhkan karena Google TV sendiri memliki media player. Tapi aplikasi ini mampu melakukan pencarian via web sehingga tidak perlu membuka aplikasi lain untuk mengunduh file yang diinginkan.

7. Rhapsody
Menggunakan televisi untuk mendengarkan lagu mungkin sudah biasa, tapi aplikasi ini mempunyai keunggulan sendiri. Jika pemirsa sudah berlangganan Rhapsody maka mengakses berbagai koleksi musik menjadi sangat mudah.

8. DirecTV
Dengan DirecTV segala pencarian program akan lebih mudah. Aplikasi ini memudahkan permisa untuk berbagi beberapa konten, sosial media, dan layanan lainnya.

9. Twitter
Selain Facebook, kehadiran aplikasi Twitter ini memang manjadi jagoan para perangkat mobile. Tak terkecuali pada Google TV.

10. Best Buy
Walau belum dipastikan bisa didapatkan secara gratis, aplikasi ini menawarkan pencarian produk dan merekomendasi berbagai produk terbaik. menikmati produk-produk berkualitas melalui televisi memang diharapkan menjadi salah satu cara baru untuk melihat masa depan.


Google Ubah Halaman Pencarian



Google melakukan perubahan pada halaman hasil pencariannya pada pekan ini. Dilengkapi dengan beberapa tools baru, pencarian seluruh konten internet menggunakan mesin pencari ini diklaim akan lebih efektif dan efisien.

"Kami ingin meyakinkan pengguna bahwa Google yang Anda gunakan saat ini lebih baik dari sebelumnya. Perubahan terbaru Google akan membuka banyak kemungkinan untuk pengembangan fitur selanjutnya," kata VP Search Product and User Experience Google Marissa Mayer, dikutip detikINET dari The Strait Times, Kamis (6/5/2010).

Dalam blog resmi Google, Mayer memposting sebuah video yang mendemokan tampilan hasil pencarian Google yang baru. Pada video tersebut, nampak di sebelah kiri halaman hasil pencarian terdapat panel navigasi yang memuat beberapa tools baru untuk menyempurnakan hasil pencarian. Terdapat pula beberapa opsi, termasuk prioritas pencarian konten yang dikehendaki.

"Perubahan ini membuat halaman hasil pencarian tetap minimalis dan sedikit aneh, namun membuat penampilan secara keseluruhan terlihat modern," tambah Mayer.

Sayangnya meski diklaim telah diluncurkan untuk pengguna Google secara global, tampilan baru hasil pencarian ini rupanya belum bisa dinikmati pengguna Google di seluruh dunia. Kemungkinan karena masih baru diluncurkan, baru beberapa pengguna di wilayah tertentu saja yang bisa menggunakannya.


Jepang Impikan Robot Pembaca Pikiran



Kemajuan teknologi memang tidak pernah berhenti. Selama masih ada akal dan kemauan, teknologi akan terus semakin canggih. Seperti yang akan dilakukan Jepang. Mereka berencana membuat robot dan alat yang mampu membaca pikiran manusia pada tahun 2020.

Perangkat yang digunakan adalah teknologi mesin otak. Alat ini diharapkan dapat menganalisa sinyal di otak dan aliran darah manusia sehingga terdeteksi oleh sensor pada perangkat robot.

Impian lebih jauh dari para ilmuwan ini adalah, robot tersebut nantinya diharapkan dapat membantu berbagai aktivitas manusia. Seperti mampu membaca keinginan pemirsa televisi sehingga otomatis merubah chanel tanpa menggunakan remote. Bila berbentuk ponsel genggam maka penulisan SMS bisa dilakukan dengan memikirkan apa yang akan ditulis tanpa harus mengetikannya.

Tidak hanya itu, mesin ini bisa diaplikasikan pada sistem navigasi mobil. Sehingga bila pemgemudi ingin makan maka mobil otomatis akan mencari restoran. Kalau diaplikasikan pada AC maka dapat merubah suhu bila orang yang ada dalam ruangan merasa panas atau dingin. Bahkan robot ini juga diimpikan dapat tahu kapan akan dibutuhkan untuk membawa barang berat pada orang lanjut usia atau cacat fisik.

Dikutip detikINET dari ninemsn, Jumat (23/4/2010), proyek ini nantinya akan mencakup perusahaan-perusahaan raksasa seperti Toyota, Honda, Hitachi, Osaka University, dan Telekomunikasi Advanced Research Institute International.


Tangan Bionik Bisa Mencengkeram dan Berdenyut



Perusahaan teknologi asal Skotlandia, Touch Bionics, mengembangkan tangan bionik canggih yang diprogram menggunakan teknologi wireless dan bisa berdenyut.

Tangan bionik bernama i-Limb Pulse ini diklaim menawarkan fleksibilitas tak terbatas kepada para penggunanya. i-Limb Pulse menggunakan teknologi 'pulsing' atau denyutan agar tangan bionik dapat mencengkeram sempurna suatu objek, seperti ketika mengikat tali sepatu atau menggunakan ikat pinggang.

Tak hanya itu, pengguna juga bisa memprogram tangan buatan tersebut melalui koneksi Bluetooth, menggunakan software khusus.

Seorang petugas pemadam kebakaran bernama Ian Reid asal Thurso, Caithness, Skotlandia, menjadi yang pertama merasakan teknologi tangan bionik wireless tersebut. Reid yang kehilangan tangan kanannya karena kecelakaan bus tujuh tahun silam, merasa terbantu menggunakan i-Limb.

"Efek berdenyut pada tangan ini meningkatkan kekuatan dan daya cengkeram sehingga memberikan fungsi tangan yang lebih baik seperti yang saya inginkan," kata Reid.

Sebenarnya, i-Limb sudah diluncurkan sejak 2007, dan diklaim sebagai tangan bionik komersial pertama di dunia. Sebanyak 1.200 pasien dar seluruh dunia telah menggunakan teknologi angan bionik ini.

Kini, i-Limb dikembangkan lebih canggih. Selain tambahan teknologi wireless, tangan buatan berkerangka alumunim ini bisa mengangkat beban hingga 90 kilogram.

i-Limb Pulse dijadwalkan akan diperkenalkan ke publik di ajang pameran tenologi di Leipzig, Jerman pekan depan. Penciptanya berharap, i-Limb bisa membantu lebih banyak pasien yang kehilangan fungsi tangan mereka.


Gleeden, Situs Kencan untuk Membalas Perselingkuhan


Setelah kemunculan situs kencan yang mendorong perselingkuhan ramai dibicarakan, situs serupa pun muncul. Namun kali ini target penggunanya adalah para wanita yang pernah diselingkuhi, agar balas melakukan perselingkuhan.

Situs bernama Gleeden.com itu diluncurkan di Eropa pada Desember silam. Si pembuat situs, Teddy Truchot, percaya bahwa kunci kebahagiaan bagi korban perselingkuhan adalah membalas perlakuan pasangannya dengan perbuatan serupa, yaitu berselingkuh.

Truchot mengklaim situsnya telah memiliki lebih dari 220.000 pengguna terdaftar dalam empat bulan pertama peluncurannya, dengan Prancis dan Italia sebagai negara pengikut terbanyak situs ini. Kini situs itu diklaim punya lebih dari 239.161 member.

"Banyak wanita yang mengeluh tentang kehidupan pribadi dan pernikahan. Namun kebanyakan dari mereka tidak ingin menyudahi pernikahan tersebut, melainkan membutuhkan sesuatu yang baru, dan rahasia. Situs ini hadir untuk wanita-wanita tersebut," terang Truchot
Gleeden disebut-sebut sebagai jawaban bagi para wanita dalam mewujudkan kebahagiaan pernikahan mereka. Layanan ini sepenuhnya gratis bagi pengguna wanita. Sedangkan bagi pria, dapat bergabung secara gratis namun dikenai biaya berkirim email dan penggunaan chat tools.

Namun, ahli psikogi Janet Hall mengingatkan bahwa kehadiran situs seperti Gleeden bisa 'berbahaya' bagi penggunanya


 

anafa blog's Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha